28 Apr 2014

COCOMO Beserta Jenis-Jenisnya

COCOMO merupakan singkatan dari Constructive Cost Model, yang berarti sebuah model parametris pengestimasian yang menghitung jumlah FP dalam perencanaan serta pengembangan perangkat lunak
Jenis-Jenis COCOMO terdiri dari 3 model, yaitu :
 
1. Model COCOMO Dasar
 
Model COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas: a. Proyek organik (organic mode)
Proyek organik merupakan proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
b. Proyek sedang (semi-detached mode)
Proyek sedang merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda
c. Proyek terintegrasi (embedded mode)
Proyek terintegrasi merupakan proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat

Model COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan 1, 2, dan 3 berikut ini:
Dimana :
• E : besarnya usaha (orang-bulan)

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Software Open Source

Definisi

Open source software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Salah satu open source software yang terkenal yaitu Linux.

Pengembangan open source software melibatkan banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang berinteraksi melalui internet. Maka bermunculanlah berbagai macam software yang dibuat berbasis open source ini yang dipublikasikan melalui internet. Pola open source ini telah melahirkan developer-developer handal dari berbagai penjuru dunia.

Mengapa kita dianjurkan menggunakan open source?

Karena dengan Open Source, kita tidak perlu membuat segala sesuatunya dari awal. Kita bisa manfaatkan teknologi Open Source yang sudah ada, memodifikasi sesuai kebutuhan, dan mendisribusikannya selama tidak melanggar lisensi yang tertera. Dengan menggunakan Open Source, karya yang kita jual akan

14 Apr 2014

Sertifikasi Profesional IT CISSP

Definisi sertifikasi IT

Secara garis besar sertifikasi IT adalah "sebuah bentuk penghargaan yang diberikan kepada seorang individu yang dianggap memiliki keahlian dalam bidang IT tertentu / spesifik". Bentuk penghargaan ini berupa sertifikat khusus yang umumnya disertai dengan titel tertentu. Jika pernah mendengar istilah semacam CCNA, MCTS, CEH, OCP, dlsb, itulah contoh titel bagi seorang pemegang sertifikat IT. Sertifikat IT ini berlaku Internasional dan dirilis / diterbitkan oleh vendor atau organisasi khusus yang tentunya sudah diakui secara Internasional juga. Bidangnya sendiri beragam, mulai dari sistem operasi, aplikasi, networking, programming, database, hingga IT management.


Jenis Sertifikasi IT
Pada dasarnya sertifikasi IT ini dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu Vendor Based dan Vendor Neutral.


1.Vendor Based
Sertifikasi vendor based adalah sertifikasi IT yg dikeluarkan oleh vendor tertentu dan materi ujiannya jelas mengacu pada produk atau teknologi yg memang dirilis oleh vendor tersebut. Contoh vendor yang merilis sertifikasi ini diantaranya Microsoft, Cisco, Oracle, Symantec, HP, Huawei, dst. Contoh title sertifikasinya misalnya MCTS, MCITP, OCP, CCNA, dst.


2.Vendor Neutral
Sesuai namanya, sertifikasi ini dirilis oleh suatu badan atau organisasi yg tidak terikat ke vendor manapun, dengan kata lain cakupannya global. Materi ujian untuk sertifikasi ini jelas sangat luas dan tentunya kita juga harus mengetahui produk dan teknologi dari multiple vendor. Dan karena cakupannya global maka sertifikasi Vendor Neutral umumnya memiliki rating yang lebih tinggi dibandingkan sertifikasi Vendor Based.

30 Mar 2014

Black Box dan White Box Testing

Bila kita belajar testing dan implementasi sistem, biasanya tidak terlepas yang namanya pengujian white box atau biasa disebut white box testing, lalu apa sebenarnya pengertian white box testing dan black box testing dan contoh nya itu sendiri ? Nah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian white box  dan contoh dari white box testing anda bisa membacanya berikut ini :

Pengujian White Box


Pengujian white box adalah pengujian yang didasarkan pada pengecekan terhadap detail perancangan, menggunakan struktur kontrol dari desain program secara procedural untuk membagi pengujian ke dalam beberapa kasus pengujian. Secara sekilas dapat diambil kesimpulan white box testing merupakan petunjuk untuk mendapatkan program yang benar secara 100%.
Penggunaan metode pengujian white box dilakukan untuk :

  • Memberikan jaminan bahwa semua jalur independen suatu modul digunakan minimal satu kali
  • Menggunakan semua keputusan logis untuk semua kondisi true atau false
  • Mengeksekusi semua perulangan pada batasan nilai dan operasional pada setiap kondisi.
  • Menggunakan struktur data internal untuk menjamin validitas jalur keputusan.
Persyaratan dalam menjalankan strategi White Box Testing

  • Mendefinisikan semua alur logika
  • Membangun kasus untuk digunakan dalam pengujian
  • Mengevaluasi semua hasil pengujian
  • Melakukan pengujian secara menyeluruh

A) Notasi Diagram Alir (Path Graph Notation)

Notasi yang digunakan untuk menggambarkan jalur eksekusi adalah notasi diagram alir (atau grafik program), yang menggunakan notasi lingkaran (simpul atau node) dan anak panah (link atau edge). Notasi ini menggambarkan aliran control logika yang digunakan dalam suatu bahasa

25 Nov 2013

Efek Positif dan Negatif dari Sosial Media

Sosial media adalah tempat dimana banyak orang saling berinteraksi satu sama lain. Seiring berjalan nya
waktu sosial media menjadi hal yang umum di masyarakat, masyarakat seolah-olah wajib memiliki sosial media agar dapat sejalan dengan perkembangan jaman. Pengguna sosial media dari tahun ke tahun pun semakin banyak jumlahnya, dengan semakin banyak nya pengguna sosial media menimbulkan sebuah efek bagi para penggunanya. Ada efek positif maupun negatif nya. Apasajakah efek-efek tersebut :

Efek positif

1. Bebas berkekspresi
Sosial media memberikan ruang bagi penggunanya untuk bebas mengekspresikan dirinya, bisa melalui tulisan, gambar, maupun video. Dengan kebebasan berekspresi seperti ini para penggunanya pun merasa puas karena hal yang diekspresikan nya dapat dilihat oleh pengguna lainnya

2. Menemukan teman lama
Setelah bertahun tahun tidak berjumpa. Pengguna sosial media bisa berjumpa dengan teman

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Eagle Belt Buckles